Berikanlah Kami Hati yang Bijaksana

Kasih, berkat dan pemeliharaan Tuhan itu besar dan luar biasa, demikian juga janji Tuhan kepada umat pilihanNya pasti digenapi, karena janji Tuhan itu ya dan amin. Tuhan tidak pernah ingkar janji. Dia senantiasa memberikan apa yang sudah diucapkan. Dan yang sudah dijanjikanNya. Karena itu siapapun kita yang dipilih oleh Tuhan tentu Tuhan pasti menepati janjiNya dan memperlengkapi seseorang itu sehingga orang tersebut dapat melaksanakan tugas panggilan-Nya.

Ketekunan Mendatangkan Berkat

Hidup ini rasanya semakin sulit dan berat. Hal ini sering dikeluhkan masyarakat bahkan orang-orang percaya, sehingga tidak sedikit kita mendengar kabar peristiwa-peristiwa mengenaskan, frustasi, terkait dengan sulitnya menjalani kehidupan.

Firman Tuhan Tak Hilang Percuma

Ketika saya memasuki sebuah mall apapun namanya, saya merasakan bagaikan masuk pada sebuah dunia yang kecil. Karena disitu banyak sekali aktivitas yang terjadi, mulai dari orang bersosialisasi, menawarkan barang maupun jasa, membeli sebuah barang atau kebutuhan hidup keseharian, dan ada juga orang yang hanya ingin menikmati kesendiriannya di tengah keramaian. Demikian juga, ketika memasuki sebuah mall maka kita akan disuguhkan beraneka macam barang dan jasa yang menarik perhatian kita. Dengan kata lain kita akan ditawarkan dan menghadapi berbagai macam pilihan yang sudah disediakan. Dan kita dibebaskan untuk menentukan pilihan kita sesuai dengan tujuan kedatangan kita.

Ibadah Minggu, 24 Juli 2011 “Mencari Harta Terpendam”

Ibadah Minggu (24/7) di GKJ Manahan, jam 18.00 WIB dilayani oleh Pdt. Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th dengan kotbah yang diambil dari Matius 13: 31-33, 44-52. Berikut ringkasan kotbahnya. Selama tiga minggu terakhir ini, dalam bacaan leksionari kita, kita belajar mengenai Kerajaan Surga. Dalam pelajaran Firman Tuhan hari ini, Kerajaan Surga diumpamakan sebagai harta terpendam. Jika kita berpikir mengenai harta terpendam, tentu kita berpikir mengenai emas, mutiara dan harta lain yang berharga. Di dunia ini, banyak sekali harta terpendam, banyak yang sudah terlacak, banyak pula yang masih tersembunyi dan hal-hal mengenai harta yang terpendam ini masih menarik antusiasme banyak orang. Dulu ada film Indiana Jones, yang salah satu filmnya bertema mencari harta terpendam berupa cawan yang dipakai Tuhan Yesus dalam perjamuan terakhirnya, juga sekarang ini ada film National Treasures yang mencari harta terpendam milik Amerika Serikat.

Peringatan Hari Anak Tahun 2011 di GKJ Manahan

Dalam ibadah pagi hari ini, Minggu (24/7) Jemaat GKJ Manahan merayakan Hari Anak. Ibadah dikemas menggunakan lirtugi khusus Hari Anak dengan melibatkan anak-anak untuk berperan dalam ibadah. Diawali dengan perarakan anak-anak dengan Pendeta dan Majelis memulai ibadah, selain itu, banyak pula anak yang terlibat dalam musik dan pemandu nyanyian jemaat. Pdt. Fritz Yohanes Dae Panny melayani dalam ibadah pagi, mendasarkan kotbahnya dari Efesus 6: 1-4

Ibadah Minggu, 17 Juli 2011

Ibadah minggu (17/7) di GKJ Manahan, jam 18.00 WIB dilayani oleh Sdr. Samuel Arif Prasetyono, S.Si. Kotbah didasarkan dari Matius 13: 36-43. Dalam ibadah ini, grup band Biji Sesawi memberikan persembahan pujian berjudul Sukacita Penuaian. Di awal kotbahnya, Samuel menyatakan bahwa lagu yang dinyanyikan sesuai dengan penggambaran tentang biji gandum, yang menabur dengan mencucurkan air mata pasti akan pulang dengan sorak sorai, yang menabur sambil menangis akan pulang membawa berkas-berkasnya, sebagaimana juga dinyatakan oleh pemazmur dalam Mazmur 126: 1-6 yang mengungkapkan realita dalam kehidupan anak-anak Allah. Bangsa Israel juga mengalami keadaan hidup yang membuat mereka mencucurkan air mata. Kehidupan bangsa Israel sebagai umat Allah tidak lepas dari pergumulan kehidupan. Mereka harus berjuang mempertahankan hidup ditengah ancaman bangsa-bangsa sekitar mereka yang ingin menguasai tanah mereka. Mereka harus bertahan dalam kondisi ekonomi yang minimal. Sebab mereka baru saja keluar dari pembuangan.

Mencintai dan Mentaati Hukum Tuhan

Sanadyan rumpil marginya, nging Gusti tansah nganthi
Nadyan ribed lan sangsara, datan semplah ing ati.
Margining salib ingambah mbangun turut mring Allah
Mbabarken tresna sejati mrih jagad tentrem basuki.
(Kidung Pasamuwan Kristen Anyar (KPKA) 82:4)

Sambutlah Semua Orang

Setiap saat ada kejuaraan sepakbola, khususnya World Cup, mata dunia menantikan dengan harap-harap cemas siapa yang akan menjadi pemenang. Tentu saja pemenang akan menyambut kemenangan dengan gembira bahkan orang-orang dinegerinya pun akan bersorak penuh gegap gempita. Ketika pemenang tiba dinegerinya dengan membawa piala kemenangan, perarakan dan penyambutan besar-besaran akan diselenggarakan. Seakan seluruh rakyat tumpah ruah menyambut pemenang dengan penuh kegembiraan. Penyambutan kepada pemenang itu tentu semakin membesarkan semangat bagi para pemain bahkan meningkatkan kebanggaan bangsa atas prestasi yang diraih oleh team yang telah bertanding dengan sekuat tenaga.

Ajarlah dan Baptislah Dalam Nama Bapa Putra Dan Roh Kudus

Dalam Kitab Kejadian digambarkan bahwa penciptaan Allah memberi tekanan atas ketertiban penciptaan. Seluruh ciptaan ditujukan pada penciptaan manusia sedangkan tempat hunian dan sarana-prasarana telah disediakan terlebih dahulu sehingga manusia tinggal dalam kecukupan, demikian juga waktu, telah diciptakan sebagai ukuran, sehingga manusia dapat mengatur hidupnya. Pemazmur melihat hal tersebut indah dan teratur, patut dipuji kebesaranNya dan mulialah Sang Pencipta.