Ketetapan Tuhan Adalah Dasar Bangunan Hidup Bersama

Pada Warta GKJ Manahan 16 Februari 2014 disajikan pentingnya Ketetapan Tuhan bagi umat, yaitu menunjukkan posisi kudusnya umat Tuhan diantara bangsa-bangsa (Ulangan 30:15-20). Setiap orang yang bertobat, mengaku percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, adalah orang yang telah berada pada posisi dikuduskan. Tuhan Yesus Kristus mengampuni dan menebus dosa orang itu (Matius 5:21-37, 1 Korintus 3:1-9 baca juga Efesus 1:3-5). Oleh karena itu, bagi orang Kristen melakukan Ketetapan Tuhan berarti proses meningkatkan kualitas atau kedewasaan rohani. Orang yang telah dibaptis dan sidhi adalah bayi rohani yang secara alamiah bertumbuh menjadi dewasa rohani (Matius 5:21-37, 1 Korintus 3:1-9). Contohnya bertumbuh dalam hal bersikap yang mulia sebagai ganti sikap yang jahat atau tercela, berkata yang jujur sebagai ganti perkataan yang dusta, berbuat yang benar sebagai ganti perbuatan yang cemar.

Katekisasi Pra Nikah Maret - Juli 2014

Majelis GKJ Manahan mengadakan pelayanan katekisasi pranikah yang baru bagi setiap warga yang hendak menikah. Dan bagi warga GKJ, katekisasi pranikah merupakan salah satu syarat untuk menerima pemberkatan pernikahan.
Kepada para warga yang hendak melangsungkan pernikahannya antara bulan Maret 2014 sampai dengan bulan Juli 2014, akan dilayani katekisasi pranikah oleh Majelis Gereja yang dimulai pada:
Hari/Tanggal : Jumat, 21 Februari 2014
J a m : 19.00 wib
Tempat : GSG Lantai II
Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Menjaga Garam Tetap Asin dan Terang Tetap Bercahaya

Kita tidak hidup dalam ruang hampa. Kita hidup di tengah dunia dengan segala dinamikanya. Gagasan, perkataan, maupun perbuatan yang kita lakukan tentu sangat dipengaruhi oleh masyarakat atau dunia dimana kita hidup. Dalam kadar tentu hal tersebut bisa kita mengerti dan memang tidak bisa dihindari. Namun di sisi lain, sebagai anak –anak Tuhan juga dipanggil untuk membawa pengaruh yang baik bagi dunia. Artinya, setiap orang percaya dalam seluruh kehidupannya semestinya membawa kebaikan dan hidupnya berguna bagi sesama. Hal tersebut diungkapkan sebagai wujud ibadahnya kepada Tuhan.

Ibadah Minggu, 2 Februari 2014 “Berbahagialah”

Ibadah hari Minggu (2/2) di GKJ Manahan jam 18.00 WIB dilayani oleh Pendeta Fritz Yohanes Dae Pany, S.Si dengan menggunakan liturgi minggu pertama. Kotbah didasarkan dari Matius 5: 1-12 mengenai ucapan-ucapan bahagia. Mengawali kotbahnya, pendeta Fritz menyatakan bahwa semua orang tentunya ingin merasakan kebahagiaan, dan untuk mewujudkannya banyak usaha yang dilakukan. Dengan membeli banyak hal yang diinginkan, melakukan banyak kegiatan, termasuk salah satunya kegiatan bergereja dengan harapan merasakan kebahagiaan.

Selamat Berbahagia

Kuberbahagia yakin teguh, Yesus abadi kepunyaanku
Aku warisNya ku ditebus, ciptaan baru Rohul Kudus.
Aku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya
Aku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya.
(KJ 392:1)