MINI CONCERT PARAKLETOS

Kotbah

Oleh karena berkat Tuhan yang besar, Paduan Suara Parakletos boleh selama 5 tahun memuji Tuhan. Sebagai ungkapan syukur dan terimakasih Kami kepada jemaat, Paduan Suara Parakletos mengundang segenap jemaat GKJ Manahan untuk hadir dalam Mini Concert yang akan diadakan:


Hari/ tanggal : Sabtu, 19 Maret 2011
Jam : 18.00 wib
Tempat : Gedung Gereja GKJ Manahan Surakarta
Tema : "OUR TRIBUTE"

Kami, sangat mengharapkan kehadiran segenap jemaat pada acara ini. Tidak dipungut biaya (gratis).

Tuhan memberkati.

Dengarkanlah Dia

Kisah 'transfigurasi' Kristus di atas gunung bukan hanya dikisahkan oleh kitab-kitab Injil saja, tetapi juga dikuatkan melalui Surat II Petrus. Dalam Kisah 'transfigurasi' ini, sangat menarik kalau Injil-injil mencatat bahwa diantara dua belas murid, ternyata hanya tiga orang saja yang diajak dalam suatu peristiwa khusus, yaitu Petrus, Yakobus dan Yohanes. Kepada ketiga orang murid inilah Tuhan Yesus membawa mereka ke sebuah gunung yang sangat tinggi.

Allah yang Mencipta, Memelihara Dan Melindungi

Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus,

Cemas atau kuatir merupakan 'penyakit' kronis yang sering dialami oleh kebanyakan orang ketika di dalam dirinya permasalahan, baik menyangkut ekonomi, hubungan antar sesama maupun hubungan yang ada di dalam dirinya sendiri. Ketika kuatir atau kecemasan sudah mulai melanda, tidak jarang rasa tersebut mempengaruhi pola kehidupan dari seseorang jika 'penyakit' tersebut sudah mengakar seiring berjalannya waktu. Dahulu menjadi pribadi yang periang, sekarang menjadi pribadi yang pemurung; dahulu menjadi pribadi yang terbuka menerima kehadiran orang lain di dalam kehidupannya, sekarang menjadi pribadi yang penuh curiga ketika orang lain mencoba mendekati kehidupannya; dahulu kehidupan rohaninya terpelihara, sekarang tidak lagi peduli dengan kehidupan rohaninya. Dan ironisnya, setiap orang akan terjangkit dengan 'penyakit' ini.

Gereja yang Kelimpahan

Jemaat yang terkasih di dalam Tuhan kita Yesus Kristus,

Hidup yang berkelimpahan dengan berkat Tuhan menjadi kerinduan dari setiap orang. Untuk dapat mewujudkannya, kita memang terlebih dahulu harus berusaha menunjukkan hidup yang sesuai dengan FirmanNya. Berkat Allah bagi umatNya pasti akan diberikan, hanya saja Allah selalu menunggu kesiapan kita untuk bisa menerimanya. Dalam segala perkara Allah tahu apa yang menjadi kebutuhan kita. Maka, ketika kita telah menerima berkat dari Allah, kitapun juga harus mampu berbagi berkat dengan sesama. Sehingga melalui semuanya itu, berkat Tuhan dapat dinikmati oleh banyak orang dan nama Tuhan semakin ditinggikan.

Ibadah Minggu, 27 Februari 2011 “Berpikir Positif Menghadapi Kekuatiran dalam Hidup”

Ibadah jam 18.00 WIB dilayani oleh Pdt. Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, dengan kotbah yang didasarkan Matius 6: 25-34. Dalam kotbahnya, Pdt. Ratih menyatakan bahwa dalam perikop tersebut ada setidaknya enam kata 'kuatir'. Tuhan Yesus mengungkapkan supaya jangan kuatir. Kuatir adalah pengalaman yang secara umum dapat menimpa semua orang temasuk kita dalam kehidupan sehari-hari. Sekalipun bentuk dan waktu kuatirnya memang berbeda-beda. Ada yang kuatir mengenai ujian yang akan dihadapi anak, pergaulan anak, dan lain sebagainya.

Ibadah Minggu, 20 Februari 2011 "Mengasihi Sesama Sebagai Cara Hidup Kristen"

Kotbah

Dalam ibadah minggu (20/2) jam 08.30 WIB GKJ Manahan menerima pelayanan dari Pdt. Dwi Wahyu Prasetyo, S.Si dari GKJ Wonosari Gunung Kidul. Pertukaran pelayanan ini dilaksanakan dalam rangka hari ulang tahun Sinode GKJ yang ke-80. Menyertai pelayanan Pdt. Wahyu, tampil Paduan Suara Gita Efrata, Wilayah 9 GKJ Wonosari yang menyanyikan dua lagu berjudul “Jangan Kamu Takut” dan “Eling”.

Cikeusik, Temanggung dan Khotbah Tuhan Yesus di Bukit

Puluhan orang berkumpul di Cikeusik di rumah Suparman. Itu adalah pertemuan rutin anggota penganut agama tertentu. Salah satu tujuannya adalah membina iman kelompoknya. Lalu, datanglah ratusan orang menghampiri. Mereka ingin supaya kelompok agama itu dibubarkan. Mereka ingin pertemuan itu dihentikan karena mengusik kehidupan 'warga' setempat. Akhirnya terjadilah bentrok antara 'warga Cikeusik' dan anggota kelompok agama tertentu itu. Tiga orang dinyatakan mati dalam peristiwa tersebut. Warga Cikeusik merasa terusik sehingga mengusik yang lain.

Sehari setelah peristiwa di Cikeusik, terjadilah kerusuhan yang lain. Tiga gereja dirusak oleh masa. Ada juga sekolah yang berdekatan dengan salah satu gereja yang dirusak. Peristiwa itu terjadi di Temanggung, kota yang sejuk, yang dikelilingi oleh gunung-gunung dan bukit-bukit. Tidak ada korban yang meninggal dalam peristiwa ini. Tetapi banyak orang yang merasa tertekan, gelisah dan takut karenanya.

Kesalehan Sejati: Jalan Berbagi Hidup Untuk Sesama

Keberadaan kita sebagai manusia tidak dapat dilepaskan dari keberadaan orang lain. Kita tidak akan mungkin hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Banyak hal yang tidak dapat kita hadapi dan selesaikan dengan kekuatan, kemampuan kita sendiri, terlebih saat kita berada dalam kondisi lemah, tidak berdaya.

Walaupun manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Namun manusia belum mampu untuk hidup benar serta sempurna dihadapanNya. Sebab seringkali manusia jatuh pada sikap mementingkan diri sendiri tanpa peduli dengan sesama dan lingkungannya. Keegoisan menjadikan manusia berpura- pura di dalam kehidupan serta kepura-puraan itu berbuah sikap hidup jahat yang pada akhirnya merugikan orang lain.

Aku Mau Hidup Bahagia

Puji Tuhan, Haleluya! Kita sudah menikmati 29 hari di tahun 2011. Silih berganti antara bahagia dan tidak bahagia. Pada hari ini kita sedang menikmati hari ke 30 atau mengakhiri bulan yang pertama pada tahun baru 2011. Firman Tuhan pada hari ini tertulis dalam kitab Mikha 6:1-8; Mazmur 15:1-5; I Korintus 1:18-31; Matius 5:1-12. Marilah kita renungkan firman Tuhan ini yang berbicara mengenai bagaimana manusia hidup bahagia, yaitu dengan memiliki dan tinggal tetap dalam hikmat Allah.

Tinggal tetap dan memiliki hikmat Allah berarti memiliki keselarasan hidup dengan prinsip-prinsip atau ajaran Alkitab. Bertobat dari dosa dan percaya kepada Tuhan Yesus sebagai juru selamat. Menurut hikmat Allah, hidup bahagia bukan berasal dari kepemilikan hal-hal lahiriah dan bersifat sementara, tetapi bermula dari kepemilikan pengampunan dosa melalui percaya kepada juru selamat dunia yang datang dari Surga, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Menurut hikmat Allah, hidup bahagia adalah hidup yang berlaku adil, setia dan rendah hati. Menurut firman Tuhan, kita yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dapat menikmati hidup bahagia. Hidup bahagia di dunia yang fana ini dan berdampak di keabadian