Peribadahan Sebagai Perayaan Kasih

Jemaat yang terkasih,
Secara umum GKJ, secara khusus GKJ Manahan merupakan bagian dari Gereja Tradisional. Dimana salah satu kelebihannya, yang menjadikan bertahan sampai sekarang, adalah sifat “guyub”nya. Oleh karena itu ada yang menyebutkan bahwa Gereja Tradisional adalah Gereja Paguyuban.

Tergerak, Bertindak, dan Berdampak

Saudara-saudara yang terkasih,
Saat ini kita memasuki pembukaan Pekan Pendidikan Kristen 2015 , marilah kita belajar dari Sabda Tuhan melalui kesaksian Lukas 10 : 25-37. Dalam bacaan tersebut ada sebuah persoalan atau “ sesuatu” yg perlu kita sikapi dan persoalan itu ada didepan mata kita.

Jagalah Lidahmu Terhadap yang Jahat

Bacaan nats hari ini mengingatkan kepada kita sebagai pengikut Kristus untuk ikut berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan ini untuk mewujudkan bangunan karakter yang baik bagi bangsa ini khususnya dalam menggunakan lidah kita, hendaknya kata-kata kita yang menjadi berkat, yang membangun, menyejukan, menghibur, menguatkan, memberi ketentraman, memberi rasa damai.

Ibadah Fajar Paskah "Kuasa KebangkitanNya Nyata dalam Hidup Kita"

Jemaat GKJ Manahan hari ini (5/4) merayakan kebahagiaan besar kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati melalui ibadah khusus Fajar Paskah. Ibadah dimulai dengan perarakan jemaat membawa lilin yang dinyalakan memasuki ruang ibadah.

Pewartaan Firman Tuhan disampaikan oleh Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA yang mendasarkan pada bacaan leksionari dari Yesaya 25:6-9; Mazmur 118: 1-2, Kisah Para Rasul 10: 34-43 dan Injil Markus 16: 1-8.

Regenerasi Pengurus Sekolah Minggu Remaja

Pengurus Sekolah Minggu Remaja

Hari Minggu (7/12) yang lalu, Sekolah Minggu Remaja GKJ Manahan melakukan regenerasi pengurus yang diteguhkan oleh pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA dalam persekutuan kelompok besar. 

Bacaan I Samuel 16:1-13 menjadi dasar yang meneguhkan anak-anak Sekolah Minggu Remaja untuk belajar dari seorang pemimpin yang diurapi oleh Tuhan. Dalam melaksanakan tugasnya, Samuel yang diperintahkan Tuhan untuk pergi ke Betlehem, untuk mengurapi seseorang menjadi raja atas Israel, menggantikan Saul yang telah ditolak oleh Tuhan. Ketika Samuel melihat anak-anak Isai, salah satunya Abinadab, yang memiliki paras yang bagus dan perawakan yang tinggi besar, ternyata bukan dia yang dipilih oleh Tuhan. De!ikian pula dengan anak-anak Isai yang lain, sampai akhirnya Daud, si bungsu dipanggil dan Tuhan menyatakam kepada Samuel untuk segera mengurapi Daud menjadi raja atas Israel. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.

Kristus Raja Semesta Alam

Hari ini adalah akhir dari tahun Liturgi A. Mulai besuk Minggu tanggal 30 Nopember 2014 kita sudah memasuki tahun liturgi baru. Advent I adalah awal dari Tahun Liturgi yang baru. Setiap saat kita mengakhiri tahun liturgi, kita di ajak untuk menghayati kemahakuasaan Tuhan Yesus Kristus sebagai Raja yang berkuasa baik di surga maupun di bumi.